Only YOU Can Be YOU

Dear Sahabats,

Semoga tulisan ini menjumpai Sahabats dalam suasana penuh semangat menjalani kehidupan.

 

Kamu semua adalah TUBUH Kristus,
dan kamu masing-masing adalah ANGGOTA-nya.
(1 Kor 12:27, penekanan ditambahkan)

Tetapi Allah telah memberikan kepada anggota,
masing-masing secara KHUSUS, suatu TEMPAT PADA TUBUH,
seperti yang DIKEHENDAKI-Nya.
(1 Kor 12:18, penekanan ditambahkan)

Dashyat.
 

Aku percaya Hikmat Ilahi melingkupi rasul Paulus saat dia menuliskan Firman ini,
yang baru saja membuka akal budiku & membawaku kepada suatu pemahaman baru,
yang aku ingin bagikan kepada para Sahabats.

 

Sahabats yang dikasihi Tuhan,

Kita adalah TUBUH Kristus,
dimana Kristus menjadi KEPALA,
dan kita masing-masing menjadi ANGGOTA TUBUH.

Atas KEHENDAK Allah-lah,
aku DITEMPATKAN (baca: difungsikan) misalnya sebagai sebuah KAKI,
sedangkan mungkin Sahabat ditempatkan sebagai sebuah TANGAN,
secara KHUSUS (baca: spesifik) kita ditempatkan berbeda-beda.

 
Apa fungsi KAKI ?
Untuk berdiri, berjalan, menendang, melompat dst.

Apa fungsi TANGAN ?
Untuk memegang, mengambil, melambai, menulis dst.

 
Bisakah KAKI menggantikan seluruh fungsi TANGAN ?
Bisakah TANGAN menggantikan seluruh fungsi KAKI ?

Tidak mungkin.

 
Kenapa ?

Karena FITUR yang dimiliki sebuah TANGAN,
hanya bisa mendukung FUNGSI sebuah TANGAN, bukan kaki.

Karena FITUR yang dimiliki sebuah KAKI,
hanya bisa mendukung FUNGSI sebuah KAKI, bukan tangan.

 
Mungkin sebuah KAKI juga bisa memegang,
tapi TIDAK AKAN pernah se-OPTIMAL sebuah tangan dalam memegang sesuatu.

Mungkin sebuah TANGAN juga bisa berjalan,
tapi TIDAK AKAN pernah se-OPTIMAL sebuah kaki dalam berjalan.

 

Sebuah TANGAN hanya bisa OPTIMAL saat BERFUNGSI sebagai sebuah TANGAN,
sebuah TANGAN tidak bisa se-OPTIMAL sebuah KAKI, saat menjalankan FUNGSI sebuah KAKI,
hanya sebuah KAKI yang bisa OPTIMAL berfungsi sebagai sebuah KAKI.

Dashyat.

 

Demikian juga kita Sahabats,

Saat Tuhan menciptakan aku untuk menjadi seorang PENULIS,
Tuhan telah MEMPERLENGKAPI-ku dengan FITUR-FITUR yang mendukung.

Dan jika aku inginnya menjadi PENYANYI, bukannya PENULIS,
Maka PASTI aku TIDAK AKAN pernah OPTIMAL sebagai PENYANYI,
Karena aku tidak DIPERLENGKAPI Tuhan dengan FITUR-FITUR yang mendukung sebagai penyanyi.

Dashyat.

 
Itulah sebabnya Sahabats jangan pernah mau MENJADI SEPERTI orang lain,
atau malah CEMBURU melihat KESUKSESAN orang lain,
dan sibuk MENIRU kesuksesan orang lain, tapi akhirnya malahan GAGAL.

Jika tetangga anda membuka RESTORAN dan SUKSES,
jangan menjadi CEMBURU dan MENIRU membuka RESTORAN,
karena belum tentu anda akan se-SUKSES tetangga anda.

Dashyat.

 

Sahabats simak baik,

Dunia seringkali mengajarkan kita untuk FOKUS kepada MEMPERBAIKI KEKURANGAN diri kita,
jika kita KURANG di MATEMATIKA, kita disarankan untuk LES matematika,
jika kita KURANG di MUSIK, kita disarankan untuk LES musik.

 

Tapi itu menurutku MELELAHKAN,
dan hasilnya TIDAK OPTIMAL
.

 
Ya,
aku pernah mencoba berlatih main gitar,
hasilnya walaupun 3 bulan aku berlatih sampai jari-jariku kapalan,
satu lagu pun aku TIDAK BISA bawakan dengan baik.

Mungkin,
jika aku belajar EXTRA KERAS, mengambil KURSUS dibawah bimbingan guru yang hebat,
& menyediakan WAKTU lebih lama lagi, pada akhirnya aku akan BISA,
tapi lihat berapa banyak waktuku, tenagaku, pikiranku, uangku, yang KUBUANG untuk semua ini.

Dan hasilnya,
bisakah mengalahkan seorang Tohpati atau Belawan,
yang kuyakin memang memiliki KELEBIHAN (baca: Fitur) bermain gitar dari Tuhan ?

 

Jadi akan jauh lebih baik,
bukan FOKUS kepada MEMPERBAIKI KEKURANGAN diri kita,
tapi FOKUS-lah kepada MENGEMBANGKAN KELEBIHAN diri kita.

Dashyat.

 

Sahabats dengar baik,

Seringkali aku juga menemukan,
banyak Sahabats yang menjadikan KELEBIHAN-nya HANYA sebagai HOBBY.

Sahabats mungkin memiliki kelebihan dalam bidang FOTOGRAFI,
Tapi Sahabats bekerja di bagian KEUANGAN,
Dan hanya di WAKTU SENGGANG, Sahabats meluangkannya untuk FOTOGRAFI.

 
Tapi menurutku,
itu BUKAN yang Tuhan mau.

 

Karena kita ini buatan Allah,
diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan PEKERJAAN BAIK,
yang DIPERSIAPKAN Allah sebelumnya.
Ia mau, supaya kita HIDUP DI DALAMNYA.
(Efesus 2:10, penekanan ditambahkan)

 
Ya,
jika Tuhan MENCIPTAKAN (baca: membuat) dirimu untuk menjadi FOTOGRAFER,
dan Tuhan telah memberimu KELEBIHAN dalam bidang FOTOGRAFI,

Itu artinya Tuhan mau Sahabats BEKERJA sebagai FOTOGRAFER,
bukan yang lain.

Itu artinya Tuhan mau Sahabats HIDUP DI DALAMNYA,
bukan yang lain.

Dashyat.

 

Sahabats perhatikan baik,

Dunia juga mengajarkan kita untuk MENCINTAI PEKERJAAN kita,
tapi menurutku itu SALAH.

Jika Tuhan telah MENCIPTAKAN dirimu untuk menjadi FOTOGRAFER,
PASTI Tuhan telah juga menanamkan fitur KECINTAAN-mu (baca: passion) pada dunia fotografi,
bukan yang lain.

 
Jadi,
bukannya kita harus BELAJAR MENCINTAI apa yang kita kerjakan,
tapi lebih kepada,
KERJAKAN-lah apa yang engkau CINTAI.

Dashyat.

 
Hasilnya dapat dibandingkan,
mengerjakan sesuatu TANPA rasa CINTA terhadapnya,
dengan mengerjakan sesuatu dengan PENUH rasa CINTA,
PASTI hasilnya dashyat.

 

Sahabats perhatikan baik,

Menyadari FUNGSI & FITUR dari diri kita yang BERBEDA dari orang lain,
membawa kita kepada pemahaman yang lebih mendalam,
khususnya jika kita menjadi PEMIMPIN.

Pemimpin seringkali MEMINTA bawahannya untuk BERUBAH seperti yang dia mau,
bahkan untuk BERUBAH seperti DIRINYA.

Padahal itu SIA-SIA,
karena PASTI bawahannya TIDAK AKAN pernah OPTIMAL dalam perubahan tersebut.

 
Akan jauh lebih baik,
jika sebagai seorang PEMIMPIN,
bisa melihat KELEBIHAN masing2 bawahan,
dan memfungsikan mereka bersama-sama (baca: bekerja sama) sebagai sebuah TUBUH.

Jika dia membutuhkan seseorang yang TELITI,
daripada memaksakan bawahannya yang ULET untuk jadi TELITI,
lebih baik menambah bawahan yang memiliki KELEBIHAN dalam KETELITIAN.

 
Kuteringat dalam salah satu department di kantor lamaku,
kutemukan KELEBIHAN Supervisor-nya adalah dalam KREATIFITAS,
akan tetapi beliau TIDAK BISA mewujudkan ide menjadi hasil, TEPAT WAKTU.

Sekian lama kucoba MENGUBAH dia,
menjadi orang yang sesuai mau-ku dan GAGAL,
akhirnya kusadari LEBIH EFEKTIF untuk merekrut bawahan yang MELENGKAPI beliau,
yakni yang memiliki KELEBIHAN mewujudkan ide menjadi hasil, TEPAT WAKTU.

Semenjak itu,
kinerja department tersebut MENINGKAT PESAT.

Dashyat.

 

Akhirnya Sahabats,

Kupercaya kini bahwa Tuhan telah MEMPERSIAPKAN masing-masing kita,
suatu tempat khusus dalam TUBUH,
dan MEMPERLENGKAPI kita dengan FITUR-FITUR pendukung,
agar kita masing-masing bisa BERFUNGSI OPTIMAL sebagai ANGGOTA TUBUH tertentu.

 
And I realize now,
that YOU can’t be anyone else,
and nobody can be YOU as good as YOU,
cause God created YOU to be YOU,

and Only YOU Can Be YOU.

 
BSD, 9 Sept 2011
Robby Hadisubrata

Advertisements

One thought on “Only YOU Can Be YOU

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s